JAKARTA, Koranmadura.com – Presiden Jokowi memastikan pertanian Indonesia tetap produktif meski dunia, termasuk Indonesia, sedang menghadapi fenomena iklim El Nino. El Nino ini berdampak pada ketersediaan air dan produktivitas pertanian.
Hal itu ditegaskan Presiden Jokowi di akun instagram resminya @jokowi sebagaimana dilihat pada Senin 25 September 2023 pagi.
“Di tengah ancaman iklim tak biasa itu, pertanian Indonesia tetap produktif,” kata Presiden Jokowi.
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Surakarta itu, kerja keras petani sangat menentukan terciptanya daya tahan pertanian Tanah Air menghadapi El Nino.
“Berkat kerja keras para petani, pasokan di pasar-pasar dan persediaan beras di gudang-gudang kita tetap cukup untuk menghadapi bulan-bulan yang kering,” ujarnya.
Karena itu, pada Hari Tani Nasional, Presiden Jokowi secara khusus berterima kasih kepada petani-petani di seluruh Indonesia.
Peringatan Hari Tani Nasional jatuh pada setiap tanggal 24 September. Tanggal ini menjadi pengingat bahwa pada 1960 Presiden Soekarno menetapkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria.
Adapun El Nino menyebabkan kekeringan berkepanjangan melanda Indonesia. Akibatnya warga di sejumlah daerah mengalami krisis air minum karena sumber-sumber air mereka mengalami kekeringan atau debitnya berkurang akibat kekeringan. (Sander)