JAKARTA, Koranmadura.com – Memiliki target untuk meningkatkan kinerja ekspor nonmigas, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan bersinergi dengan pemerintah daerah mendukung dan menyediakan fasilitas untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Demikian ditekankan Wamendag Jerry Sambuaga usai meninjau stan UMKM dalam pameran Discover North Sulawesi yang dihelat di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (25/9/2023).
“Keberpihakan pemerintah untuk UMKM ditunjukkan melalui regulasi dan fasilitasi. Kementerian Perdagangan sendiri memiliki program pendampingan ekspor (Export Coaching Program) untuk pelaku UMKM yang berorientasi ekspor di 12 provinsi, termasuk salah satunya Sulawesi Utara. Melalui proses seleksi dan verifikasi, pelaku usaha yang terpilih akan mendapatkan pendampingan selama setahun,”ungkap Jerry, seperti dilansir kemendag.go.id.
Fasilitasi yang lain, imbuh Wamendag Jerry, adalah penjajakan kesepakatan bisnis (business matching).
“Kementerian Perdagangan memiliki 46 perwakilan perdagangan yang siap bersinergi membantu pelaku usaha untuk memasarkan produknya. Perwadag bukan berjualan, tapi dapat memberikan informasi pasar, seperti karakteristik masyarakat atau spesifikasi produk yang dibutuhkan; memfasilitasi pertemuan dengan pelaku usaha setempat dan keikutsertaan di pameran,” jelas Wamendag Jerry.
Tidak hanya meninjau, Wamendag Jerry juga membeli sejumlah produk yang dipamerkan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap UMKM Sulawesi Utara.
Wamendag berharap, Sulawesi Utara dapat meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian nasional. Discover North Sulawesi adalah program kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dengan Hotel Borobudur Jakarta untuk menyambut HUT Emas ke-50 Hotel Borobudur pada 2024 mendatang.
Selain itu, juga dalam rangka memeriahkan HUT ke-59 Provinsi Sulawesi Utara yang jatuh pada 23 September 2023. Di samping itu, program ini juga adalah upaya Hotel Borobudur Jakarta dalam mendukung porgram pemerintah, khususnya bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.
Pameran Discover North Sulawesi Utara sudah dibuka Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey pada 1 September 2023 lalu dan dapat disaksikan ulang di tautan https://www.youtube.com/watch?v=Cb8dckkrEHI.
Terdapat bazar dalam ruang terdiri atas delapan stan yang memamerkan produk unggulan Sulawesi Utara. Stan pameran meliputi Informasi Sulut Center, kain/wastra, kerajinan, fesyen, promosi investasi, dua stan produk olahan, dan produk minuman.
Adapun bazar luar ruang, pagelaran seni dan budaya, serta promosi pariwisata dan investasi yang disampaikan langsung oleh kepala daerah dari 15 kabupaten/kota yang terjadwal diselenggarakan di pelataran belakang Hotel Borobudur pada 3, 9, 16, 24, dan 29 September 2023. Bazar luar ruang menampilkan Festival Kuliner Khas Sulawesi Utara yang menghadirkan 22 peserta. Pagelaran seni menampilkan seni dan budaya masing-masing kabupaten/kota.
Kinerja Perdagangan Sulawesi Utara
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan II-2023 mengalami pertumbuhan 6,28% dibanding kuartal yang sama pada tahun lalu (yoy). Pertumbuhan ekonomi tercatat 6,15% jika dibanding triwulan I-2023. Nilai ekspor nonmigas Sulawesi Utara pada Juli 2023 tercatat US$ 76,06 juta sementara impornya US$11,82 juta. Dengan demikian, neraca perdagangan Sulawesi Utara Juli 2023 membukukan surplus US$64,24 juta.
Ekspor Sulawesi Utara pada Juli 2023 didominasi lemak dan minyak hewani/nabati (HS 15); ikan, krustasea, dan moluska (HS 03); dan berbagai produk kimia (HS 38). Impor didominasi bahan bakarmineral (HS 27); bahan kimia organik (HS 29); mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84).Pangsa ekspor terbesar Sulawesi Utara yaitu Korea Selatan, Amerika Serikat,Tiongkok, Malaysia. Asal impornya didominasi dari Korea Selatan, Tiongkok, Saudi Arabia, dan Singapura.
Data BPS pada Agustus 2023 menunjukkan, nilai ekspor Sulawesi Utara Agustus 2023 mencapai US$64,27 juta atau turun 15,50% dibanding Juli 2023. Nilai impor Sulawesi Utara Agustus 2023 mencapai US$8,6juta atau turun 62,64% dibanding Juli 2023. Dengan demikian, neraca perdagangan Sulawesi Utara membukukan surplus US$ 34,86 juta.
Tujuan ekspor Sulawesi Utara pada Agustus 2023 Amerika Serikat, Belanda, Malaysia. Sementara, asal impor didominasi Singapura, Thailand, Australia. (Kunjana)