JAKARTA, Koranmadura.com – Memiliki tugas dan tanggung jawab yang sangat penting dalam menyelamatkan setiap jiwa dari risiko bencana dan kedaruratan lainnya dalam situasi apapun, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) harus memperbanyak inovasi dengan memanfaatkan teknologi, meningkatkan kompetensi SDM, serta memperkuat sinergi dan kolaborasi.
Hal tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat melantik Kepala Basarnas yang baru Marsekal Madya TNI Kusworo, menggantikan Marsekal Madya TNI (purn) Henri Alfiandi di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (4/10/2023).
“Basarnas harus melakukan perkuatan Pencarian dan Pertolongan Nasional dengan memperbanyak inovasi yang memanfaatkan teknologi, meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat sinergi dan kolaborasi, serta memperkuat pencegahan, mitigasi, dan antisipasi kebencanaan,” ujar Budi Karya Sumadi, seperti dilansir dephub.go.id.
Marsekal Madya TNI Kusworo dilantik sebagai Kepala Basarnas berdasarkan Surat Keputusan (SK) Presiden Nomor 135/TPA TAHUN 2023 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Utama di lingkungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan.
Pada kesempatan tersebut, Menhub berpesan agar perkuatan pencarian dan pertolongan nasional turut didukung sumber daya manusia yang menjunjung tinggi integritas.
“Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Kepala Basarnas dan tetap berkomitmen menjaga amanah dan integritas serta mengoptimalkan perannya dalam pelaksanaan tugas dan fungsi serta berkolaborasi dengan seluruh pihak seperti Kemenhub, TNI, POLRI, dan unsur terkait lainnya,” tutup Menhub. (Kunjana)