SUMENEP, koranmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) kembali berkolaborasi untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Mereka kembali menggelar penyuluhan jasa keuangan secara door to door sebagai upaya nyata untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada warga tentang investasi dan pinjaman online.
Dalam kegiatan yang digelar pada hari Sabtu, 21 Oktober 2023, ini tim penyuluh menyusuri rumah ke rumah, memberikan panduan mengenai keuangan, serta informasi yang penting untuk melindungi masyarakat dari penawaran investasi bodong dan pinjaman online yang merugikan.
“Dengan menyampaikan informasi langsung kepada masyarakat, kami berharap dapat mengurangi risiko yang dihadapi oleh masyarakat terkait investasi bodong dan pinjaman online ilegal,” kata Direktur Eksekutif LSAI Abrari.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup untuk mengambil keputusan finansial yang bijak,” tambah pria yang akrab disapa Abe ini.
Dalam pelaksanaannya, tim penyuluh tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga mendengarkan masukan dan pertanyaan masyarakat terkait keuangan mereka.
“Literasi keuangan adalah kunci untuk melindungi masyarakat dari penipuan dan kerugian finansial. Dengan cara door to door ini, kami ingin mencapai sebanyak mungkin warga Sumenep dan membantu mereka memahami risiko dan manfaat setiap jasa maupun produk keuangan yang akan mereka pilih,” ujar Abe, menjelaskan lebih lanjut.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam mengelola keuangan pribadi dan mengekang praktek investasi bodong serta pinjaman online ilegal yang merugikan. (FATHOL ALIF/DIK)