BANGKALAN, koranmadura.com – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padurungan 2, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur dibiarkan terbengkalai oleh pihak Pemerintah Daerah (Pemda).
Akibatnya, bangunan yang tak terpakai hingga 2 tahun lalu itu terlihat kumuh dan rusak parah, mulai dari atap ambruk, bangunan rapuh hingga ditumbuhi rumput-rumput panjang di halaman gedung sekolah.
Hal tersebut mendapat sorotan dari ketua Forum Komunikasi Pemuda Bangkalan (FKPB), Taufik Nurhidayat. Menurut dia, sejak dua tahun lalu gedung tersebut tak terpakai. Sementara siswanya terpaksa pindah ke SDN Padurungan 1.
“Karena gedung sudah tak layak dipakai, khawatir membahayakan siswa, maka para guru sepakat siswa dipindah ke SDN Padurungan 1. Sementara mau dibangun status tanah tak jelas,” kata dia, Sabtu 7 Oktober 2023.
Parahnya lagi, lanjut Taufik sapaan akrab Taufik Nurhidayat, akibat dari perpindahan dari siswa SDN 2, gedung SDN Padurungan 1 hampir overload. Hal tetsebut, berdampak proses belajar mengajar yang tidak begitu optimal.
“Menurut informasi yang kami dapat gebung SDN Padurungan 1 hampir overload. Dilihat dari jarak, di Desa Padurungan hanya SDN 1 yang dapat dijangkau peserta didik,” ujar dia.
Dia mendesak Dinas Pendidikan (Disdik), agar mencarikan solusi atas nasib siswa SDN Padurungan 2 yang harus pindah ke SDN Padurungan 1. Kata pria alumni Universitas Trunojoyo itu, pemerintah harus menyediakan gedung baru.
“Pemerintah harus menyediakan gedung baru, pemerintah harus bertanggung jawab. Kenapa dulu waktu dibangun gedung SDN 2 Padurungan tidak periksa status tanah,” pungkasnya. (MAHMUD/ROS)