JAKARTA, Koranmadura.com – Budayawan Goenawan Mohamad menilai putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka sebagai bunglon. Pasalnya, dia melompat dari kandang banteng moncong putih untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) Prabowo Subianto.
Goenawan Mohamad mengungkapkan itu dalam akun X (dulu twitter) @goenawan mohamad dan viral hingga Senin 23 Oktober 2023.
“Untuk jadi cawapres, Gibran akan jadi kuning. Dulu untuk jadi walikota Solo Gibran menjadi merah,” kata penulis kolom Catatan Pinggir di Majalah Tempo itu.
Dia meneruskan, “Dalam perumpamaan lama, itu dinamai “bunglon”.”
Gibran Rakabuming Raka sudah diumumkan secara resmi oleh calon presiden (Capres) Prabowo Subianto sebagai pendampingnya pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Pengumuman dilakukan setelah rapat para ketua umum partai anggota Koalisi Indonesia Maju bersama para sekretaris jenderal masing-masing di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran, Minggu 22 Oktober 2023 malam.
Sehari sebelumnya, Partai Golkar secara resmi mengusulkan nama Gibran Rakabuming Raka sebagai Cawapres pendamping Prabowo Subianto.
Keikutsertaan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 dikritik banyak pihak. Pasalnya, dia tidak memiliki pengalaman yang cukup.
Dia pun lolos karena bantuan pamannya di Mahkamah Konstitusi (MK), Anwar Usman, lewat putusan uji materi Pasal 169 huruf q UU No 7 Tahun 2017 yang kontroversial.
Dan, di belakang itu semua, otaknya tentu saja ayah Gibran sendiri yang tidak lain adalah Presiden Jokowi yang ternyata ingin melanggengkan kekuasaan dan membangun dinasti politik tersendiri. (Sander)