SUMENEP, koranmadura.com – Harga cabai rawit di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur terus meroket. Kondisi ini membuat warga terpaksa mencari solusi dengan membeli cabai hijau yang masih muda meski kurang pedas.
Saat ini, harga cabai rawit di Pasar Anom Baru Sumenep mencapai Rp55 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga yang cukup signifikan dipicu oleh kurangnya pasokan akibat musim kemarau yang panjang.
Untuk mengatasi kenaikan harga yang signifikan ini, pedagang menyediakan cabai rawit hijau dengan harga yang lebih terjangkau, berkisar antara Rp35 hingga Rp36 ribu rupiah per kilogram.
Meskipun rasanya kurang pedas dibanding cabai rawit merah, cabai hijau belakangan menjadi pilihan populer di kalangan warga.
Salah seorang warga, Anto, mengungkapkan bahwa dia sudah dua minggu terpaksa membeli cabai hijau karena harganya lebih ekonomis. “Biar lebih hemat,” katanya.
Menurut dia, meskipun tidak sepedas cabai rawit merah, ini merupakan pilihan terbaik baginya sebagai seorang pedagang nasi yang harus menghemat pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan pokok lainnya, mengingat harga-harga bahan pokok lainnya juga tengah melonjak.
Salah seorang pedagang, Mamat, menuturkan kenaikan harga cabai rawit mencapai 75 persen akibat ketidakcukupan pasokan. Musim kemarau yang panjang telah mengakibatkan petani mengalami panen yang kurang produktif bahkan gagal panen. (FATHOL ALIF/DIK)