BANGKALAN, koranmadura.com – Dua pasar sapi yaitu Kedungdung dan Duwek Buter, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur mulai sepi pengunjung. Sebab, masyarakat lebih tertarik membeli sapi di rumah penjual.
Hal tersebut dibenarkan oleh Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan Dhenis Pribadi. Menurut dia, akibat dari jual beli sapi dilakukan di rumah-rumah, maka beberapa pasar hewan di Bangkalan sepi pembeli.
“Kalau pasar hewan sepi dari sapi, pasti berimbas ke yang lain. Seperti penjual arit, tali hingga warung-warung makan di sekitar pasar,” kata dia, Jumat, 6 Oktober 2023.
Sepinya pasar juga berimbas pada pendapatan retribusi di beberapa pasar. Kata Dhenis sapaan akrab dia, kondisi tersebut disampaikan ke pada tim anggaran dan badan anggaran, agar dapat penurunan target retribusi.
“Alhamdulillah, ada penurunan. Awalnya target pendapatan retribusi pasar tahun 2023 Rp6,8 miliar, turun menjadi Rp6 miliar,” ujarnya.
Salah satu pedagang sapi asal Bangkalan, Ali mengatakan, dirinya lebih tertarik beli sapi di rumah-rumah pemilik sapi karena, selain tidak ada permainan harga juga bisa dititipkan sementara waktu untuk dibawa ke Kalimantan Barat.
“Saya beli sapi untuk dijual lagi ke Kalimantan Barat. Kalau beli pasar itu mahal-mahal, kalau ditawar turunnya sedikit. Kalau beli di rumah-rumah lebih murah, bisa dititipkan juga sementara waktu,” tuturnya. (MAHMUD/DIK)