JAKARTA, Koranmadura.com – Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin angkat bicara terkait kematian perempuan bernama Dini Sera Afrianti yang dianiaya oleh pria sekaligus kaksihnya Gregorius Ronald Tannur (GRT).
Meskipun, pelaku diduga anak seorang politisi yang juga anggota DPR dari Fraksi PKB asal Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam unggahannya di akun media sosial X (dulu Twitter) @cakiminNOW, Muhaimin Iskandar memastikan PKB berpihak pada korban.
Pada saat bersamaan dia meminta pelakunya, Gregorius Ronald Tannur dihukum setimpal sesuai perbuatannya.
“Saya bersepakat pelaku harus mendapatkan hukuman yang setimpal. Saya dan PKB pasti berdiri di pihak korban,” tulis Cak Imin yang bakal maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024.
Dia meneruskan, “Tidak ada tindakan kekerasan apalagi pembunuhan yg bisa dibenarkan, terlebih lagi kepada perempuan. Semoga Andini mendapat tempat terbaik di sisi Allah Tuhan YME. AMIN.”
Adapun kejadian mengenaskan yang menimpa Dini Sera Afrianti terjadi di Surabaya jawa Timur pada Rabu 4 Oktober 2023 malam.
Ketika itu, Dini Sera Afrianti dan Gregorius Ronald Tannur mendapat undangan untuk party di room VIP Blackhole KTV Club Surabaya.
Di lokasi, mereka – bersama teman-temannya – menikmati musik sambil menenggak minuman keras hingga mabuk.
Dalam kondisi mabuk pasangan ini terlibat cekcok yang berujung pada penganiayaan berat hingga Dini Sera Afrianti kehilangan nyawa. (Sander)