BANGKALAN, koranmadura.com – Pelayanan Puskesmas Kokop, Bangkalan, Madura, Jawa Timur semakin memburuk. Padahal aktivis dari Persatuan Mahasiswa Kokop (PMK) sudah ingatkan, agar pelayanan ditingkatkan.
Mahasiswa PMK merasa geram terhadap kinerja petugas Puskesmas Kokop yang sudah tidak karuan. Akhirnya, mereka datang dan mengadu ke pihak Komisi D DPRD Bangkalan, Selasa, 31 Oktober 2023.
“Kami datang ke Komisi D karena sudah tak tahu lagi cara menegur Puskesmas. Kami sudah beraudiensi dan mengingatkan agar pelayanan diperbaiki,” kata ketua PMK, Subairi.
Pihaknya merasa kecewa terhadap pelayanan Puskesmas Kokop. Bukan malah membaik, namun tambah buruk. Menurut Subairi, banyak pasien di Puskesmas Kokop yang dirawat di luar kamar.
“Walaupun alasan panas, kan, bisa carikan solusi tanpa pasien berada di luar ruangan. Bagaimanapun ini sudah di luar standar operasi kesehatan,” ujarnya.
Ketua Komisi D DPRD Bangkalan, Nur Hasan menyampaikan, keluhan dari mahasiswa PMK akan ditindaklanjuti. Dalam waktu dekat, pihaknya segera evaluasi kinerja dan pelayanan Puskesmas Kokop.
“Kita akan mengevaluasi langsung kelapangan nanti. Kita akan lihat sesuai fakta di lapangan,” tuturnya. (MAHMUD/DIK)