BANGKALAN, koranmadura.com – Pj Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur Arief Mulya Edie menyebutkan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024 mendatang mengalami defisit Rp199 miliar.
Hal tersebut diungkapkan Arief, sapaan akrab Arief Mulya Edie pada saat penyampaian nota keuangan rancangan APBD tahun anggaran 2024 di sidang paripurna DPRD Bangkalan, Rabu, 4 Oktober 2023.
“Ketika mencermati kebutuhan belanja daerah dan optimalisasi pendapatan daerah APBD Bangkalan defisit anggaran tahun 2024 Rp119 miliar,” kata dia.
Kata Arief, pihaknya akan memanfaatkan sumber pendapatan daerah yang ada untuk menutupi kekurangannya. Yang tak kalah penting, upaya perbaikan kinerja penyerapan anggaran juga jadi perhatian serius.
“Makanya untuk mengatasi defisit, APBD 2024 harus dikelola secara hati-hati, dengan menjaga keberlanjutan fiskal daerah,” tuturnya.
Dia tidak memungkiri pertumbuhan ekonomi di Kota Salak masih minus. Maka pada 2024-2025 kebijakan keuangan pemerintah daerah diupayakan mengembalikan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.
“Untuk mencapai harapan besar untuk Bangkalan yang lebih baik butuh kerja sama di berbagai sektor, kita harus optimis APBD Bangkalan berjalan lebih baik,” ungkapnya. (MAHMUD/DIK)