BANGKALAN, koranmadura.com – Pendapatan Pemerintah Daerah (Pemda) Bangkalan, Madura, Jawa Timur di sektor retribusi pasar sudah berada di angka 70 persen atau mencapai Rp4,2 miliar dari target sekitar Rp6 miliar.
Capaian tersebut terhitung dari Januari – September 2023. Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan, sebagai leading sector retribusi pasar optimistis akan mencapai target pada akhir tahun mendatang.
Kabid Pengelolaan Pasar Disdag Bangkalam, Dhenis Pribadi mengatakan ada beberapa potensi yang dapat menyumbang retribusi pasar, mulai dari izin penempatan, kios, los, parkir, hingga hewan.
“Kita optimis sampai akhir tahun capaian 100 persen, kami berharap pengelola pasar terus bekerja maksimal,” kata dia, Selasa, 3 Oktober 2023.
Dia menjelaskan, target retribusi pasar pada tahun 2023 diturunkan di perubahan anggaran keuangan (PAK), dari Rp6,8 miliar menjadi Rp6 miliar. Hal tersebut disebabkan kondisi pasar jauh dari harapan.
“Salah satu contoh pasar sapi yang mulai sepi. Karena banyak yang dijual di rumah-rumah. Apalagi ada penyakit PMK dan LSD pada sapi,” ucap dia.
Selain itu, pihaknya mengimbau kepada kepala pasar yang tersebar beberapa pasar di Kota Salak, agar tingkatkan pelayanan kepada para pedagang, serta terlibat menyelesaikan keluhan pedagang.
“Kepala pasar sebagai kepanjangan tangan Disdag mesti pintar berinovasi agar pasar tetap berjalan lancar,” tuturnya. (MAHMUD/DIK)