JAKARTA, Koranmadura.com – Mantan politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany mendukung Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo.
Dia menilai, sosok Ganjar Pranowo sebagai seorang yang memiliki rekam jejak mumpuni terutama dalam memperjuangkan kesetaraan gender.
Hal itu diungkapkan Tsamara Amany dalam sebuah sesi wawancara Podcast yang kemudian beredar luas di media sosial TikTok, sebagaimana dilihat pada Jumat 27 Oktober 2023.
Menurut Tsamara, Ganjar Pranowo memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam memperjuangkan kesetaraan gender termasuk menggolkan keterwakilan 30 persen dalam kepengurusan partai politik dan keterwakilan 30 persen perempuan di DPR.
“Ganjar punya dua hal yang sangat clear. Pertama, sebagai politisi laki-laki, beliau punya perspektif gender yang sangat baik,” kata Tsamara dalam wawancara itu.
“Beliau paham bahwa afirmasi terus diberikan pada perempuan. Ini sering sekali kita mendengar ya orang-orang yang tidak paham kenapa harus ada gender equality, kesetaraan gender. Orang mengatakan, kalau kesetaraan gender, garus start-nya harus sama dong,” jelasnya lagi.
“Tapi Pak Ganjar sadar. Oh nggak begitu. Ada ketertinggalan yang banyak secara kultural untuk perempuan Indonesia. Makanya harus ada afirmasi. Perempuan lebih di depan dibanding di belakang. Itu secara gagasan, perspektif gendernya beliau sangat-sangat clear dalam hal itu,” imbuhnya.
Kedua, kata Tsamara, Ganjar Pranowo sudah mempunyai banyak track record atau rekam jejak dalam memperjuangkan perempuan.
Salah satu yang paling jelas adalah ketika duduk sebagai anggota DPR dia memperjuangkan 30 persen persen afirmasi perempuan di kepengurusan partai politik.
“Belum bicara lagi, misalnya, bagaimana sepanjang tahun 2022, angka kematian ibu itu beliau turunkan. Tekan secara drastis hingga 57 persen,” ucapnya.
Dia meneruskan, “Jadi saya ngelihat, jadi oh Pak Ganjar ini punya perspektif gender yang baik. Pak Ganjar punya prestasi yang clear terkait isu-isu perempuan ini.”
Karena itu, Tsamara Amany sangat percaya bila nanti Ganjar Pranowo berbicara tentang kesetaraan gender, keterwakilan perempuan atau melindungi kaum perempuan dengan meningkatkan akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi perempuan.
“Karena saya melihat apa yang sudah beliau lakukan,” pungkas wanita yang beberapa tahun silam meninggalkan PSI. (Sander)