SUMENEP, koranmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) menggelar penyuluhan jasa keuangan yang bertujuan meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Kegiatan ini dilakukan secara door to door di wilayah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Penyuluhan ini menjadi langkah konkret dalam upaya memberikan pemahaman lebih dalam kepada masyarakat terkait berbagai produk dan layanan keuangan yang tersedia.
Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan memahami risiko serta manfaat dari produk-produk keuangan yang ada.
Direktur Eksekutif LSAI, Abrari, mengatakan bahwa melalui penyuluhan secara door to door ini, pihaknya berusaha mencapai lapisan masyarakat yang berada di daerah dan sulit dijangkau.
Dengan pendekatan langsung ke rumah-rumah warga, diharapkan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar seputar keuangan, membantu warga dalam membuat rencana keuangan yang sehat, serta memberikan informasi terbaru tentang inovasi di sektor keuangan.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin setiap warga negara memiliki pengetahuan yang memadai untuk mengelola keuangan mereka dengan baik,” katanya, Sabtu, 7 Oktober 2023.
Pria yang akrab disapa Abe ini berharap, dengan pengetahuan yang memadai masyarakat akan semakin percaya diri dalam mengelola keuangan mereka dan memanfaatkan berbagai produk keuangan yang ada.
“Semoga dengan upaya ini, literasi keuangan di Indonesia dapat terus meningkat, dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah dia. FATHOL ALIF