SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali mendapat penghargaan. Kali ini dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI.
Penghargaan kali ini diberikan atas inovasi Pemkab Sumenep merancang Sistem Informasi Keselamatan Pelayaran (SiKapal) yang fungsinya memudahkan mendapatkan informasi dan identifikasi perahu atau kapal apabila terjadi kecelakaan laut, sehingga mempercepat penanganan kedaruratan untuk meminimalisir korban.
Sistem ini menjadi salah satu Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Terpuji 2023, dalam penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) di lingkungan pemerintah daerah.
Pemghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.
Bupati Fauzi bersyukur atas penghargaan ini dan berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan terhadap SiKapal sebagai ikhtiar memberikan perlindungan bagi para nelayan maupun kapal penumpang saat berlayar.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep, secara bertahap ke depan Pemkab akan menambah alat pendeteksi atau Automation Identification System (AIS) di lebih banyak lagi perahu atau kapal.
“Sebagai langkah awal program itu, Diskominfo baru memasang alat pendeteksi atau AIS di puluhan perahu atau kapal milik masyarakat di Kecamatan Sapeken dan sekitarnya dengan jangkauan 60 mil. Namun secara berkelanjutan akan terus kami kembangkan, termasuk jangkauan areanya,” kata Bupati Fauzi.
Kepala Diskominfo Kabupaten Sumenep Ferdiansyah Tetrajaya mengatakan saat ini alat deteksi atau AIS baru terpasang di 20 perahu dan kapal. Tahun depan akan ditambah sebanyak 50 buah, sesuai dengan kemampuan APBD Sumenep.
“Tahun depan kami juga akan meningkatkan jangkauan area ke seluruh wilayah kepulauan, kecuali Kecamatan (Pulau) Masalembu, bahkan siap untuk berintegrasi dengan kabupaten atau kota lainnya guna bisa ikut memantau,” ujarnya. FATHOL ALIF