SUMENEP, koranmadura.com – Desa Masakambing, yang terletak di Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, meraih penghargaan prestisius dalam Festival Dewi Cemara 2023 yang berlangsung di Kabupaten Sumenep beberapa waktu lalu. Desa ini diakui sebagai destinasi wisata unik karena menjadi habitat alami Kakatua Jambul Kuning Mini.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengaku bangga dengan penghargaan tersebut, dan berharap akan semakin memperkenalkan Pulau Masakambing kepada dunia.
Menurut Bupati Achmad Fauzi, Pulau Masakambing adalah satu-satunya di Indonesia yang menjadi habitat alami bagi Kakatua Jambul Kuning Mini, namun banyak masyarakat belum mengetahuinya.
“Dengan penghargaan ini, diharapkan masyarakat luas akan semakin mengenal keberadaan Pulau Masakambing dengan Kakatua Jambul Kuning Mininya,” ujarnya, Selasa, 7 November 2023..
Bupati Fauzi mengaku akan menjalin kerja sama dengan Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur guna menjaga ekosistem fauna, khususnya Kakatua Jambul Kuning Mini di Pulau Masakambing. Upaya ini bertujuan untuk memastikan kelangsungan hidup spesies langka ini.
Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudporapar) Sumenep, Mohamad Ihsan, menegaskan bahwa pengelolaan Desa Wisata Masakambing akan menjadi prioritas di tahun mendatang.
Dalam pelaksanaannya, pihaknya akan tetap melibatkan masyarakat lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kunjungan wisata ke Pulau Masakambing.
“Ada 10 desa di Jatim yang mendapat penghargaan Desa Wisata Jantung Nusantara. Salah satunya adalah Desa Masakambing. Tentu ini jadi pelecut bagi kami untuk lebih serius mengampanyekan wisata alam tersebut ke masyarakat luas agar meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke sana,” katanya.
Kabupaten Sumenep juga sukses menjadi tuan rumah Festival Dewi Cemara Jawa Timur 2023 dan mendapatkan penghargaan sebagai fasilitator terbaik ajang pariwisata tahunan di Jawa Timur.
Acara ini melibatkan sekitar 30 stan dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, serta disaksikan oleh ribuan penonton. Keberhasilan ini menunjukkan komitmen Kabupaten Sumenep dalam memajukan pariwisata dan mempromosikan potensi wisata yang unik, seperti Pulau Masakambing. (FATHOL ALIF/DIK)