MALANG, koranmadura.com – Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur terus berinovasi untuk berkembang di bidang ekonomi.
Terbukti, kali ini telah memiliki gedung Malang Creative Center (MCC) yang dapat mewadahi pelaku Ekonomi Kreatif (EKRAF).
MCC memiliki 7 proyeksi berpeluang dikembangkan, yaitu edukasi, festival, IP manajemen, Produksi, Agensi, Lisensi hingga pendanaan. Tentu 7 masa depan MCC sebagai upaya menuju malang kreatif dunia.
Sekda Pemkot Malang, Erik Setyo Santoso mengatakan ekonomi kreatif sudah masuk sasaran strategis rancangan pembangunan daerah 2024-2026. Tujuannya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
“Ekonomi yang merata, pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, hingga ekonomi kreatif dunia menjadi harapan Pemkot Malang,” kata dia, pada saat membuka UKW ke 54-55 Malang Raya di Hotel Aria Gajayana, Jumat, 11 November 2023.
Dia menjelaskan, ada enam arah kebijakan menuju kota kreatif, yaitu peningkatan infrastruktur pendukung, pelayanan pendukung, serta pelatihan bagi pelaku usaha kreatif.
Selain itu, lanjut Erik sapaan akrab Erik Setyo Santoso, penguatan sinergi kebijakan dan regulasi, pembentukan sistem kelembagaan ekonomi kreatif yang sinergis dan kolaboratif, serta integrasi pusat data.
“Enam arah kebijakan menuju kota kreatif ini kita yang berkolaborasi, mulai dari pemerintah, wartawan hingga pelaku usaha kreatif,” ujarnya.
Supervisior Customer Relation, Paksi Aditiya menambahkan, MCC menyediakan di antaranya jasa dan teknologi. Katanya, banyak pelaku usaha memiliki produk, namun secara packaging belum memenuhi standar.
“Jadi kami menyediakan jasa packaging, lalu kita kolaborasikan dengan desain produk hingga grafis,” imbuhnya. (MAHMUD/DIK)