SUMENEP, koranmadura.com – Ketua Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Sumenep, Nyai Hj. Dina Kamilia, angkat bicara soal deklarasi dukungan puluhan perempuan NU di Sumenep terhadap pasangan calon Presiden Wakil Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo – Mahfud MD.
Dalam klarifikasinya, Nyai Dina menyatakan bahwa sejak awal tidak pernah mengarahkan kadernya untuk mendukung atau memilih Paslon Capres atau Caleg manapun, apalagi mendeklarasikan dukungan.
“Setiap kader Fatayat NU Sumenep di semua tingkatan bebas memilih paslon capres cawapres dan caleg manapun yang disukainya tanpa membawa embel-embel dan atribut sebagai fatayat di semua tingkatan,” tegasnya.
Beberapa hal yang menurutny harus dipahami publik terkait hal tersebut:
1 – Fatayat NU Sumenep di semua tingkatan kepengurusan secara organisasi tetap konsisten dengan keputusan NU untuk kembali kepada khitthah, tidak terlibat dalam dukung mendukung semua bentuk kontestasi politik praktis.
2 – Menghargai dan menghormati pilihan para pengurus atau kader fatayat NU Sumenep untuk menggunakan hak politiknya secara personal bukan atas nama Fatayat NU Sumenep dan tidak membawa atribut dan simbol fatayat.
3 – Jika ada gerakan politik praktis mengatasnamakan Fatayat NU Sumenep maka bisa dipastikan itu adalah gerakan personal, bukan representasi organisasi (Fatayat NU Sumenep).
Sekadar diketahui, sebelumnya, sejumlah perempuan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Sumenep menggelar deklarasi dukungan untuk pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo – Mahfud MD.
Acara deklarasi para perempuan NU ini berlangsung guyup di sebuah cafe di Jl. Jokotole Lingkar Barat, Kecamatan Batuan, pada Kamis, 28 Desember 2023.
Para perempuan yang berasal dari berbagai lapisan masyarakat ini menyatakan dukungan melalui pembacaan teks deklarasi untuk Ganjar-Mahfud MD dalam Pemilu 2024.
Koordinator Perempuan NU Sumenep, Raudhatul Jannah, menekankan bahwa dukungan yang diberikan merupakan inisiatif murni dari para aktivis dan kader Fatayat NU tanpa campur tangan dari pihak manapun.
“Acara ini tidak ada hubungan dengan partai manapun, ini murni inisiatif sendiri,” tegasnya.
Ditanya mengenai alasan memilih Ganjar-Mahfud sebagai calon pemimpin negara, Raudhatul Jannah menyatakan bahwa keduanya merupakan sosok yang profesional, sangat cerdas, dan berpengalaman.
“Kami menilai, pasangan Ganjar-Mahfud ini memang calon terbaik untuk memimpin negeri ini,” tambahnya, seraya meyakinkan bahwa keduanya memiliki visi yang jelas untuk membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.
Deklarasi dukungan ini diharapkan dapat memberikan dorongan positif bagi pasangan Ganjar-Mahfud dalam perjalanan menuju Pemilu 2024. FATHOL ALIF