PAMEKASAN, koranmadura.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mencatat kasus DBD tahun ini, per bulan Oktober 2023 mencapai 314 kasus.
Kasus tersebut, diprediksi yang akan bertambah hingga akhir tahun mendatang. Apalagi, sudah masuk musim hujan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pamekasan, Saifudin mengatakan pasien yang terjangkit kasus tersebut pada tahun ini belum ada yang meninggal, tapi cuman dirawat inap.
“Kita tidak berharap pasien yang terjangkit penyakit itu ada yang meninggal,” ungkap Saifudin, Rabu, 20 Desember 2023.
Ia mengingatkan kepada masyarakat untuk melakukan pencegahan DBD dengan cara gerakan (PSN) 3 M plus yaitu, pemberantasan sarang nyamuk, menguras air dengan rutin, menutup bak air, dan mengubur sampah-sampah yang sering menjadi tempat nyamuk tersebut.
“Kalau rutin melakukan hal-hal seperti itu, maka makin baik dan bisa mencegah atau mengurangi potensi terjadinya penyakit DBD itu,” jelasnya. (SUDUR/DIK)