JAKARTA, Koranmadura.com -Deputi Politik 5.0 Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Andi Widjajanto memastikan, calon wakil presiden (Cawapres) Mahfud MD sangat siap mengikuti debat pada Minggu 21 Januari 2024 mendatang.
Andi Widjajanto juga menegaskan bahwa Mahfud MD akan berdebat untuk membela kepentingan rakyat.
“Sepanjang pengalaman beliau sebagai pembela rakyat, Prof Mahfud sudah terbiasa berdebat. Jadi, untuk debat Cawapres yang tinggal tiga hari lagi, tentu beliau sudah siap lahir dan batin berdebat untuk rakyat,” kata Andi Widjajanto di Jakarta, Kamis 18 Januari 2024.
Lebih lanjut soal kesiapan Mahfud, “Prof Mahfud juga menguasai topik. Beliau sering kali menguak kasus. Misalnya eksploitasi SDA yang secara hebat merusak lingkungan dan mengorbankan masyarakat.”
Tema debat ke-4 dari lima rangkaian debat calon presiden (capres) dan cawapres adalah soal energi, sumber daya alam (SDA), pangan, pajak karbon, lingkungan hidup, agararia, dan masyarakat adat.
“Kalau dicermati, visi dan misi Ganjar-Mahfud terkait debat keempat itu sangat berpihak pada rakyat,” kata Andi.
Mantan Gubernur Lemhanas mencontohkan, akses terhadap SDA yang setara bagi seluruh masyarakat, redistribusi dan legalisasi tanah rakyat, serta percepatan pengakuan atas hak-hak masyarakat adat terhadap ekonomi, lingkungan, dan lahan.
Soal komitmen Ganjar-Mahfud untuk mempercepat transisi energi baru terbarukan, kata Andi, juga menjadi prioritas Ganjar-Mahfud.
“Ada juga rencana penutupan PLTU (pembangkit listrik tenaga uap) karena menyebabkan polusi hebat yang sangat merugikan kesehatan masyarakat di daerah perkotaan,” terangnya.
Andi juga menyebutkan bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 3 itu melihat jauh ke depan.
“Mas Ganjar dan Prof Mahfud menginginkan Indonesia yang pasti lebih baik, terutama untuk anak muda yang akan meneruskan pembangunan,” kata Andi.
Dirinya memaparkan, “Kalau kita lihat salah satu tema debat, ada tema lingkungan hidup. Mas Ganjar dan Prof Mahfud berpikir lebih jauh dari itu. Bagi keduanya, keberlangsungan lingkungan hidup perlu ditopang dengan pembangunan yang berkelanjutan.”
Adapun visi paslon soal pembangunan berkelanjutan mencakup percepatan perwujudan lingkungan hidup yang berkelanjutan melalui ekonomi hijau dan biru.
Ada sejumlah langkah untuk mencapai visi tersebut, yakni penguatan pengelolaan lingkungan hidup; penguatan mitigasi; dan penanganan perubahan iklim serta bencana, dan konservasi lingkungan laut (Gema)