SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi para korban bencana alam angin puting beliung di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi. Itu dilakukan saat dia baru datang dari luar kota dan belum pulang ke kediamannya.
Di lokasi, Bupati Fauzi meninjau salah satu rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung yang terjadi pada Selasa, 9 Januari 2024, lalu. Dia juga sempat berbincang dengan pemilik rumah yang bagian atapnya rusak parah.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu minta maaf kepada masyarakat terdampak karena saat kejadian tidak bisa ke lokasi dan baru bisa hadir.
“Karena saat kejadian, saya kebetulan sedang ada acara di luar kota, dan baru pulang. Hari ini saya langsung ke sini,” ujar pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini.
Bupati Fauzi menuturkan bahwa setelah menerima informasi bahwa telah terjadi bencana alam, dirinya langsung menginstruksikan seluruh instansi terkit agar sigap ke lokasi untuk membantu masyarakat, khususnya yang terdampak.
“Bencana ini merupakan ujian berat bagi kita semua, namun semoga ini menjadi yang terakhir, dan tidak akan terulang di masa-masa yang akan datang,” tambahnya.
Seperti diketahui, berdasarkan data BPBD Sumenep, bencana alam puting beliung itu menyebabkan 70 kepala keluarga (KK) di 2 desa terdampak. Perinciannya, di Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi, 61 rumah dan 9 rumah lainnya di Desa Patean, Kecamatan Batuan. (FATHOL ALIF/DIK)