SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengunjungi para korban bencana angin puting beliung sebagai bentuk dukungan moral kepada mereka, Kamis, 11 Januari 2024.
Dalam kunjungannya, dia juga menyerahkan bantuan rehab rumah kepada korban. Secara simbolis, penyerahan bantuan rehab rumah dari BAZNAS Sumenep itu berlangaung di Pendopo Balai Desa Nambakor, Kecamatan Saronggi.
“Kami mengharapkan bantuan yang telah disalurkan oleh BPBD dan BAZNAS ini bisa membantu mengurangi beban para korban bencana alam angin puting beliung,” ucap Bupati Fauzi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Fauzi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bergotong royong dalam penanganan korban bencana alam. “Semangat gotong royong memainkan peran penting untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam,” ujarnya.
Menurut dia, bencana alam tidak dapat diprediksi, dan masyarakat harus tetap waspada. Apalagi, secara geografis, Desa Nambakor dan sekitarnya termasuk daerah rawan puting beliung.
“Bencana alam tidak bisa diprediksi kapan datangnya, sehingga masyarakat harus selalu waspada, tanggap dan selalu mengedepankan gotong royong dalam menanggulangi bencana alam,” tegas orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini.
Apabila terjadi kedaruratan, masyarakat diminta untuk aegera menghubungi layanan Call Center 112 yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep.
“Kalau mengalami atau mengetahui ada kejadian darurat, masyarakat bisa nelpon ke 112, itu gratis tidak ditarik biaya sepeserpun,” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian, Bupati juga menyerahkan secara simbolis 73 paket sembako kepada para korban bencana alam angin puting beliung.
Setelah menyerahkan bantuan, selanjutnya Bupati Fauzi mengunjungi rumah warga yang rusak akibat terjangan angin puting beliung. Dia juga berbincang dengan pemilik rumah. FATHOL ALIF