Jakarta, Koranmadura.com – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partainya telah menerima pengunduran diri dari politikus senior Maruarar Sirait.
Hasto mengatakan, pengunduran diri Maruarar Sirait dilakukan secara sukarela.
“DPP partai telah menerima laporan dari Pak Utut Adianto (wakil sekjen PDI Perjuangan) bahwa Pak Ara Sirait telah mengajukan pengunduran diri dengan menyerahkan KTA (kartu tanda anggota) partai,” kata Hasto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 17 Januari 2023.
Menurut Hasto, pengunduran diri Maruarar merupakan bagian dari konsolidasi kader partai.
“Dan sekaligus melakukan koreksi terhadap berbagai upaya yang mencoba untuk melanggengkan kekuasaan sampai harus terjadi pelanggaran etik berat oleh Anwar Usman (hakim konstitusi) melalui manipulasi hukum di MK (Mahkamah Konstitusi),” ujar Hasto.
Sebelumnya, Senin, 15 Januari 2023, Maruarar Sirait memutuskan keluar dari PDIP setelah puluhan tahun menjadi kader partai berlambang banteng moncong putih itu.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Mega (Ketua Umum Megawati Soekarnoputri), Pak Hasto, dan jajaran partai karena selama ini sudah mengizinkan saya berbakti melalui PDI Perjuangan,” ujar Maruarar di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin.
Dia pun berterima kasih kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Hasto Kristiyanto, dan elite partai lainnya selama dia bergabung di partai tersebut. (Icel)