SAMPANG, koranmadura.com – Identitas sesosok mayat yang ditemukan di wilayah perairan Pulau Mandangin, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih menjadi teka-teki. Ptoses identifikasi mengalami kendala mengingat kondisi tubuhnya yang sebagian hancur.
Hingga saat ini, jasad misterius tersebut berada di kamar jenazah RSUD Muhammad Zyn Sampang, sementara petugas berusaha keras untuk mengungkap identitasnya.
“Hingga saat ini, identitasnya masih belum diketahui. Jasadnya masih berada di kamar jenazah RSUD Muhammad Zyn,” ungkap Kasi Humas Polres, Ipda Sujianto, Senin, 8 Januari 2024.
KasatPolairud Polres Sampang, AKP Catur Rahardjo, menambahkan bahwa kondisi jasad tersebut mempersulit proses identifikasi karena sebagian badan sudah hancur akibat lama terendam di laut. “Diperkirakan jasad berada di laut selama sepekan,” katanya.
Proses autopsi yang dilakukan oleh RSUD dr. Muhammad Zyn tidak melibatkan personel Polda Jatim. Meskipun hasil visum tidak menunjukkan tanda-tanda kekerasan, upaya untuk mengidentifikasi korban tetap dilakukan.
Pihak berwenang telah berkomunikasi dengan kepolisian di berbagai daerah di Madura untuk mencari petunjuk tentang identitas mayat tersebut.
“Pihak kami masih menunggu kabar, sementara jasad tetap berada di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang,” ungkap AKP Catur Rahardjo.
Penemuan mayat tersebut berawal dari laporan Security Guard Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kepada Sat Polairud Polres Sampang, Kamis, 4 Januari 2024 lalu.
Mayat itu ditemukan mengambang di dekat Rig HCML. Setelah itu, mayat dievakuasi menggunakan Kapal Polisi dengan nomor lambung KP X-1045. Saat ditemukan, mayat tersebut dalam keadaan telanjang dengan posisi tengkurap mengambang. (MUHLIS/LIF)