SUMENEP, koranmadura.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Lembaga Studi Arus Informasi (LSAI) terus menjalin kerja sama untuk memberikan pemahaman tentang berbagai produk dan jasa keuangan kepada masyarakat.
Kali ini, Minggu, 28 Januari 2024, mereka menggelar kegiatan penyuluhan secara langsung dari rumah ke rumah warga di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.
Tim penyuluhan turun ke lapangan dengan tujuan untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat di wilayah tersebut, dengan memberikan informasi terkini mengenai berbagai produk keuangan, investasi, dan perlindungan konsumen.
Kegiatan ini diarahkan untuk memastikan bahwa masyarakat di Kabupaten Sumenep dapat membuat keputusan keuangan yang cerdas dan tepat.
“Tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam kepada masyarakat, terutama di daerah pedesaan, tentang cara cerdas mengelola keuangan mereka,” kata Direktur Eksekutif LSAI, Abrari.
Dengan pendekatan dari rumah ke rumah, penyuluhan menjadi lebih personal dan interaktif, sehingga memungkinkan warga untuk mengajukan pertanyaan langsung dan memperoleh jawaban yang memadai.
Selain pengetahuan tentang produk dan jasa keuangan, tim penyuluh juga memberikan informasi terkait regulasi dan perlindungan konsumen dalam dunia keuangan.
“Hal ini penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap sistem keuangan dan mendorong partisipasi yang lebih aktif dalam berbagai instrumen keuangan yang tersedia,” kata pria yang akrab disapa Abe, menjelaskan lebih lanjut.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi keuangan di tingkat lokal, sehingga masyarakat lebih cerdas secara finansial, dan mampu mengambil keputusan yang tepat terkait keuangan pribadi mereka. FATHOL ALIF