SUMENEP, koranmadura com – Pelatih Kepala Perssu Madura City, Budiarjo Thalib, mengecam kinerja wasit setelah timnya mengalami kekalahan 1-2 dari Persedikab Kediri dalam pertandingan babak 8 besar grup MM Liga 3 Jatim 2023-2024.
Thalib dengan tegas menyebut bahwa kekalahan anak asuhnya bukan semata-mata karena permainan, melainkan lebih disebabkan oleh keputusan kontroversial sang wasit.
“Pertandingan cukup menarik, tapi sekali lagi, wasit banyak merugikan tim Perssu. Kita lihat sama-sama, ada gol yang dianulir. Dan ada tiga kali yang tidak offside dijadikan offside,” ujarnya dengan nada tegas saat konferensi pers pasca-pertandingan.
Pelatih asal Makassar tersebut juga menyoroti kartu merah dan kartu kuning yang diterima oleh timnya. Menurut dia, beberapa keputusan wasit telah merusak keseimbangan pertandingan.
Coach Budi juga mengungkapkan bahwa ini bukan pertama kalinya Laskar Kuda Terbang, julukan Perssu, dirugikan oleh wasit dalam Liga 3 Jatim 2023-2024.
“Hal yang sama kita juga mengalami di Pasuruan (babak 16 besar, red) dan di kandang pun kita di Sumenep, Perssu Madura City dikerjain oleh wasit habis-habisan. Kami tuan rumah lho,” ungkapnya dengan nada kecewa.
Meski demikian, dia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengajukan protes ke penyelenggara Liga 3 Jatim 2023-2024 karena hanya akan sia-sia. “Kita protes pun tidak akan dihiraukan,” tegasnya. FATHOL ALIF