SUMENEP, koranmadura.com – Mengenalkan kesenian dan kebudayaan lokal kepada generasi Z merupakan investasi dalam keberlanjutan identitas budaya, pemahaman global, kreativitas, dan ikatan antargenerasi.
Kesadaran terhadap warisan budaya lokal tidak hanya akan memperkuat identitas suatu komunitas, tapi juga mendukung pembentukan pemikiran kritis, kreativitas, dan toleransi.
Melibatkan generasi Z dalam kegiatan kesenian lokal dapat merangsang kreativitas dan inovasi. Eksplorasi seni tradisional dapat menjadi sumber inspirasi bagi mereka, membantu mengembangkan bakat dan minat yang mungkin terpendam
Seperti dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep, dalam rangka mempertahankan kesenian dan kebudayaan di daerahnya kepada generasi muda, Pemkab menggelar Festival Macopat, Tari dan Musik Tradisional.
Bertempat di Pendopo Keraton Sumenep, dalam kegiatan ini Pemkab melibatkan ratusan siswa SMA. Mereka dikenalkan kepada beragam kesenian yang ada, seperti Macopat dan Tari Sintung.
Festival Macopat, Tari, dan Musik Tradisional ini merupakan bagian dari kalender event Sumenep 2024, yang di bulan Januari mengusung tema edukasi.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, berharap melalui kegiatan ini para generasi muda, khususnya di kabupaten paling timur Pulau Madura, semakin mengenal Sumenep secara utuh.
Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep ini mengungkapkan, bahwa daerah yang dipimpinnya tidak hanya memiliki potensi pariwisata luar biasa, namun juga kaya akan seni dan budaya.
“Melalui festival ini, kami ingin para generasi muda bisa lebih kenal, kemudian sayang dan semakin cinta kepada Sumenep. Karena biasanya, ketika sudah cinta, seseorang itu akan melakukan yang terbaik bagi yang dicintainya,” ujar dia, Sabtu, 20 Januari 2024, malam.
Dia mengaku tidak ingin seluruh kesenian dan kebudayaan di daerahnya yang notabene merupakan warisan leluhur hanya akan dikenang sebagai sejarah, namun tak bisa lagi dinikmati di masa depan karena tidak ada regenerasi.
“Nah, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya regenerasi yang coba kami lakukan, dengan terus mengenalkannya kepada generasi muda kita,” tambahnya. FATHOL ALIF