SAMPANG, koranamadura.com – Rudi Arifiyanto, Sekretaris Deputi Kebijakan Pembangunan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Sampang menggantikan Slamet Junaedi, Bupati periode 2019-2024. Pelantikan ini dilakukan oleh Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Rabu, 31 Januari 2024.
Pengangkatan Rudi Arifiyanto sebagai Pj Bupati Sampang didasarkan pada Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 100.2.1.3-75 mengenai Pengangkatan Penjabat Bupati Sampang.
Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan empat pesan kunci selama pelantikan. Pertama, fokus pada empat Kluster Reformasi Birokrasi (RB) Berdampak yang telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB RI. Keempat fokus RB Berdampak tersebut meliputi pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi, maksimalisasi digital IT, dan pelaksanaan program-program aktual dari Presiden.
“Alhamdulillah, kemiskinan ekstrem di Jatim telah mengalami penurunan yang signifikan. Semoga ini menjadi dorongan bagi Kabupaten Sampang untuk menurunkan kemiskinan ekstrem lebih signifikan lagi,” ujar Gubernur Khofifah.
Dalam konteks investasi, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Jatim terus meningkat secara signifikan setiap lima tahun. Ia berharap agar Sampang dan Kota Probolinggo terus berusaha meningkatkan investasi di wilayah mereka.
“Keinginan investor untuk masuk ke Sampang sangat besar. Saya yakin pengalaman Rudi Arifiyanto di BRIN akan membantu membuat pemetaan yang lebih detail untuk kesempatan masuk para investor, baik dari dalam maupun luar Sampang,” tambahnya.
Pihaknya juga menyoroti prestasi Pemprov Jatim di bidang digital IT, menjadi yang terbaik dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di seluruh provinsi Indonesia. Jatim juga memimpin dalam penggunaan E-katalog Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) dalam proses pembelanjaan daerah.
“Dari semua provinsi di Indonesia, E-Katalog terbanyak berasal dari Jawa Timur. Ini menunjukkan bahwa ekosistem di sini sudah terbangun dengan baik. Kita dapat memberikan bimbingan kepada Kab/Kota untuk melakukan hal yang sama,” jelasnya.
Khofifah berharap Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto fokus pada peningkatan Indeks Pemberdayaan Manusia (IPM) sebagai program prioritas. Selain itu, Rudi diharapkan dapat meningkatkan program akseleratif dan membangun konektivitas dengan berbagai institusi di dalam maupun luar Sampang serta di Jawa Timur.
“Saya juga meminta untuk menjaga komunikasi yang baik dengan seluruh jajaran Forkopimda. Koordinasi dan sinkronisasi program akan memastikan kelangsungan pembangunan berkelanjutan. Sustainable Development memungkinkan kita untuk mempercepat proses yang telah dilakukan,” ucap Khofifah.
Menanggapi arahan Gubernur Khofifah, Pj Bupati Sampang, Rudi Arifiyanto menyatakan komitmen untuk segera menyusun perencanaan yang baik. Ia mengakui bahwa persoalan IPM dan kemiskinan ekstrem perlu dijelaskan secara rinci dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD).
“Contohnya, terkait stunting, kita bisa melakukan intervensi sejak dini, bahkan sejak awal kehamilan atau pada calon ibu,” ujarnya.
Rudi yakin bahwa pengalaman dan jejak rekamnya di pemerintah pusat akan memberikan dampak positif pada peningkatan investasi di Sampang.
“Investasi tidak hanya bergantung pada OPD yang ada, tetapi juga melibatkan BUMD untuk berakselerasi melalui proyek strategis dan keunggulan daerah. InsyaAllah, apa yang disampaikan Ibu Gubernur akan langsung terkoneksi,” tutupnya. (MUHLIS/DIK)