SUMENEP, koranmadura.com – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan terhadap lima pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep pada Kamis, 29 Februari 2024.
Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sumenep Nomor 821.20/80/435.203.3/2024, dan mulai berlaku pada 4 Maret 2024.
Dalam sambutannya, Bupati Fauzi menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pejabat baru dengan pejabat lama untuk memastikan adaptasi yang efektif.
“Komunikasi dan koordinasi itu penting supaya mendapat gambaran tentang instansi yang baru dipimpinnya. Sehingga bisa lebih cepat membuat kebijakan-kebijakan di instansinya masing-masing,” ujar Bupati di Pendopo Keraton Sumenep.
Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep ini menjelaskan bahwa mutasi, rotasi dan promosi jabatan ini bertujuan menjaga stabilitas dan mempercepat akselerasi pembangunan Sumenep.
Pria yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu mengharapkan pejabat baru dapat berinovasi untuk mendukung dan mempercepat tercapainya visi-misi Pemkab Sumenep.
“Ini untuk memberikan ruang dan suasana baru bagi pejabat dalam berinovasi. Sehingga mempercepat visi-misi Pemkab Sumenep ke depan,” katanya.
Bupati mengucapkan selamat kepada lima pejabat yang dilantik serta berterima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi mereka selama ini.
Adapun lima pejabat yang dilantik Bupati Fauzi di Pendopo Keraton Sumenep kali ini yaitu M. Ramli yang semula Asisten I kini menjabat Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Diskoperindag).
Kemudian Chainur Rasyid, yang sebelumnya Diskoperindag, kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).
Ferdiansyah Tetrajaya dari semula Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), kini menjabat sebagai Asisten Umum. Sedangkan Dzulkarnain dipindah dari sebelumnya menjabat Kepala Dinsos P3A kini sebagai Kepala Bakesbangpol Linmas.
Terakhir ialah Arif Firmanto, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), kini sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPPEDA).
Mutasi, rotasi, dan promosi jabatan ini juga diharapkan dapat membawa suasana baru dan semangat kegiatan yang lebih produktif dalam mewujudkan pembangunan Sumenep yang lebih baik. (FATHOL ALIF/DIK)