BANGKALAN, koranmadura.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan, Madura, Jawa Timur, menggelar pelantikan anggota legislatif Mohammad Abdullah sebagai pengganti antarwaktu, mengisi kekosongan fraksi PKB yang ditinggalkan oleh almarhum koleganya.
Pelantikan ini menjadi langkah kedua setelah Afif Mahfud Hadi menggantikan Moh. Jamhuri Abd. Wahid yang juga meninggal sebelumnya.
Dalam sambutannya, Abdullah mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk melanjutkan perjuangan serta mewakili suara fraksi PKB di parlemen.
“Saya berkomitmen melanjutkan perjuangan yang telah dilakukan sebelumnya oleh PKB. Banyak lika-liku perjuangan telah kami lalui untuk sampai pada pelantikan PAW ini,” ujarnya, Senin, 5 Februari 2024.
Abdullah mengungkapkan rencananya selama sisa masa jabatan yang singkat ini. Sebagai anggota Komisi B, ia akan memfokuskan perhatiannya pada pengawasan aspek perekonomian dan upaya meningkatkan pendapatan daerah.
“Kami akan berkolaborasi dengan teman-teman di Komisi B untuk memperjuangkan aspirasi rakyat dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Ketua DPC PKB Bangkalan, Syafiuddin Asmoro, menyatakan bahwa pelantikan ini menjadi kebutuhan penting untuk melengkapi kekosongan kursi ke-6, terutama menjelang Pilkada.
“Tanpa pelantikan ini, akan ada kekurangan representasi. Saat ini kita sedang memasuki fase politik yang krusial,” katanya.
Asmoro memberikan pesan kepada Mohammad Abdullah, agar dapat secara efektif mewakili hak-hak rakyat di parlemen dan turut serta dalam memeriahkan Pemilu 2024 mendatang.
“Kursi ke-6 harus tetap lengkap untuk memberikan warna pada Pemilu 2024. Semoga saudara Abdullah mampu memberikan kontribusi, meskipun sisa waktu hanya 8 hari menjelang pencoblosan,” tutupnya. (MAHMUD/DIK)