JAKARTA,koranmadura.com-PDI Perjuangan siap menjalin kerjasama politik dengan Partai Nasdem guna mengawal jalannya roda pemerintahan serta menjaga demokrasi.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Said Abdullah mengatakan PDI Perjuangan dan Partai Nasdem sama-sama berwatak nasionalis.
Sehingga genealogi keduanya memudahkan bila kerjasama terajut.
Apalagi antara Ibu Megawati Soekarnoputeri dengan Pak Surya Paloh adalah kawan lama.
Keduanya, sama-sama mengawal pemerintahan Presiden Jokowi selama ini, termasuk tidak segan menyampaikan nasehat atas jalannya pemerintah jika dijumpai penyimpangan.
“Dengan demikian, kalaupun toh kedepan PDI Perjuangan dan Nasdem karena takdir sejarah berjalan beriringan, baik didalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, saya yakin punya niat baik untuk menjaga demokrasi kita,” ujar Said merespon perkembangan politik terkini di Jakarta, Kamis (15/2).
Menurut Said, mengurus negara sebesar Indonesia ini tidak bisa sendiri sehingga membutuhkan kerjasama.
Apalagi, natur politik PDI Perjuangan adalah gotong-royong.
Namun kegotong-royongan harus diletakkan dalam kerangka politik yang benar, ada cita-cita ideologi sebagai basis perekatnya.
“Dengan solidaritas inilah kerjasama politik akan lebih kokoh,” tuturnya.
Politisi senior PDI Perjuangan ini melanjutkan demokrasi harus dijaga, sebab harganya sangat mahal.
“Kita tidak ingin cita-cita reformasi tenggelam setelah berjalan 25 tahun ini. Sebaliknya, PDI Perjuangan memiliki semangat untuk menjaga demokrasi ini tegak, bukan dari sekedar kata-kata tanpa makna, namun praktik demokrasi subtantif berjalan senyatanya,” terangnya.