SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) setempat menetapkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata mencapai Rp847 juta.
Menurut Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Mohamad Iksan, target PAD sektor pariwisata tersebut naik cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya, yaitu Rp560 juta di tahun 2023.
“Target PAD sektor wisata ini meningkat dibanding tahun lalu yang sebesar Rp560 juta. Pada 2024, target PAD Disbudporapar Rp847 juta,” ujarnya optimis.
Iksan juga menyampaikan bahwa target PAD yang ditetapkan cukup realistis dan diyakini akan tercapai. Hal ini didukung oleh data yang menunjukkan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke Sumenep dari tahun ke tahun.
“Kami terus memperbaiki sarana dan prasarana di Pantai Lombang dan Pantai Slopeng, guna mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal, luar daerah ataupun wisatawan mancanegara,” tuturnya, lebih lanjut.
Berdasarkan data Disbudporapar Kabupaten Sumenep, kunjungan wisatawan telah mengalami peningkatan yang signifikan, dari 1.057.622 pengunjung pada tahun 2022 menjadi 1.523.102 pengunjung pada tahun 2023.
Sedangkan pada tahun ini, kunjungan wisatawan ke kabupaten paling timur Pulau Madura ini, khususnya ke Pantai Lombang, diprediksi mencapai 1.833.105 pengunjung.
Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Kabupaten Sumenep mengelola tiga destinasi wisata utama, yaitu Pantai Lombang, Pantai Slopeng, dan Museum Keraton.
Destinasi-destinasi tersebut menjadi magnet bagi wisatawan yang mencari pengalaman unik dan keindahan alam yang masih alami dan ikonik. FATHOL ALIF