SAMPANG, koranmadura.com – Video viral pelaksanaan hitung ulang hasil Pemilu di Tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur diwarnai kericuhan.
Dalam video berdurasi 56 detik yang tersebar di aplikasi WhatsApp pada Rabu, 28 Februari 2024 kemarin itu tampak beberapa orang dilerai dan bahkan terdapat salah seorang berpakaian sarung dan baju putih diamankan untuk memecah keributan di dalam Pendopo Kecamatan Jrengik.
Berdasarkan informasi, kericuhan tersebut terjadi ketika hendak dilakukan pelaksanaan hitung ulang suara untuk TPS 3 Desa Malaka, Kecamatan Jrengik. Dari kericuhan itu pula, rencana pelaksanaan hitung ulang suara kemudian diputuskan untuk digeser ke tingkat Kabupaten karena kondisi tidak memungkinkan atau tidak kondusif lantaran para saksi partai politik (parpol) bersitegang dengan PPK. Sehingga, PPK Jrengik memutuskan hitung ulang khusus TPS 3 Desa Malaka akan dilakukan hitung ulang di kantor KPU.
“Karena situasi ricuh dan saya khawatir akan terjadi kios dan persoalan, maka kami memutuskan khusus di TPS 3 Desa Malakah akan dihitung ulang di tingkat Kabupaten. Sementara untuk TPS yang lain sudah selesai,” kata Ketua PPK Jrengik, Mahfud.
Mahfud mengatakan sebelumnya pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi bersama ketua KPU yaitu membahas terkait hitung ulang TPS 3 Desa Malaka. Pihaknya mengajukan dua opsi. Pertama, dihitung di tingkat Kecamatan dan opsi kedua dihitung di kantor KPU Kabupaten.
“Karena situasi tidak kondusif dan sempat ada pengancaman. Maka, kami memilih opsi kedua yakni dihitung di KPU,” ujarnya. (MUHLIS/DIK)