SUMENEP, koranmadura.com – Penumpukan calon penumpang kapal dan barang tujuan kepulauan di pelabuhan Kalianget, Sumenep, Madura, Jawa Timur akhirnya terurai setelah aktivitas pelayaran di pelabuhan tersebut kembali dibuka, Minggu, 17 Maret 2024.
Ratusan calon penumpang kapal yang telah berhari-hari tertahan di pelabuhan Kalianget akibat tidak ada pelayaran karena cuaca ekstrem, akhirnya bisa berlayar ke pulau tujuannya masing-masing.
Dalam sehari, setidaknya ada lima kapal yang diberangkatkan secara bergiliran menuju ke wilayah kepulauan, seperti ke Pulau Masalembu, Kangean, Sapeken, Sapudi dan Raas.
Aktivitas pelayaran kembali dibuka setelah otoritas terkait mendapat update info dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tentang kondisi cuaca di wilayah perairan.
Kepala Kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) di Kalianget Tarto menyampaikan, berdasarkan update cuaca dari BMKG, ketinggian gelombang laut saat ini sudah mulai turun dibanding beberapa hari sebelumnya.
“Untuk ketinggian ombak sekarang di bawah 2 meter, yaitu 1,75 meter,” katanya.
Selain penumpang, tumpukan barang termasuk sembako yang sebelumnya tertahan di pelabuhan Kalianget juga sudah terangkut menuju kepulauan. FATHOL ALIF/DIK