PAMEKASAN, koranmadura.com – Dua dari lima nelayan diduga hilang terhanyut ombak saat menjalankan aktivitas menangkap ikan di wilayah Tamberu, Kecamatan Batumarmar, Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Rabu, 13 Maret 2024 sekitar pukul 15.30 WIB.
Dua nelayan yang belum ditemukan hingga saat ini adalah Pak Abduh (50), berasal dari Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, dan H. Alwi (60), berasal dari Desa Tlontorajah, Kecamatan Pasean.
Sementara itu, tiga nelayan lainnya berhasil ditemukan selamat, yaitu Pak Hasin (47), warga Desa Tamberu, Pak Mat Saleh (65), warga Desa Batu Bintang, dan Pak Lan (50), warga Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar.
Kasihumas Polres Pamekasan, AKP Sri Sugiarto, mengonfirmasi insiden tenggelamnya perahu di wilayah Tamberu, Kecamatan Batumarmar.
Dijelaskannya, berdasarkan keterangan dari nelayan yang selamat, pada hari Rabu tanggal 13 Maret 2024, sekitar pukul 15.30 WIB, mereka bersama rekan-rekannya berlayar mencari ikan di tengah laut.
Setelah menebar jaring sekitar pukul 22.30 WIB, rekan korban, saudara Hasin, pemilik perahu, berniat untuk kembali. Namun, saat hampir mencapai pinggir laut, ombak dari arah barat daya menghempaskan perahu yang di dalamnya terdapat lima orang nelayan, hingga terbalik.
“Korban selamat Pak Hasin sempat berteriak memanggil awaknya yang ikut melaut untuk meninggalkan perahu, namun hanya satu orang yang menjawab panggilannya yaitu korban selamat Pak Lan,” ujarnya.
Saat ini, Polsek Tamberu masih terus melakukan pencarian dengan koordinasi bersama Polairud Polres Pamekasan dan nelayan setempat. Mereka juga mengimbau agar nelayan yang berlayar tetap memperhatikan sekitarnya dan memberikan informasi kepada tim SAR apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. (SUDUR/DIK)