BANGKALAN, koranmadura.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Bangkalan tahun 2025 fokus pada percepatan investasi dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati Bangkalan, Arief Mulya Edie. Menurut dia, dua fokus untuk Musrenbang tersebut untuk mendukung transformasi ekonomi inklusif yang berkelanjutan di Kota Salak.
“Kami sudah Musrenbang pada 27 Maret 2024, melihat dari RPJMD kami akan fokus percepatan investasi dan SDM,” kata dia, Kamis, 28 Maret 2024.
Sesuai arah pembangunan provinsi dan nasional, Bangkalan diproyeksikan jadi kawasan industri. Oleh karena itu, berbagai program pembangunan sebagai stimulasi dalam mewujudkan kawasan industri perlu didukung bersama.
“Jadi, fokus pembangunan daerah tersebut sudah selaras dengan program arah pembangunan Nasional dan Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.
Pria kelahiran Magelang itu menambahkan, terdapat beberapa rancangan prioritas pembangunan pada 2025, yaitu penurunan angka kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, dan pembangunan infrastruktur.
“Ada juga pembangunan pelayanan dasar berkualitas di bidang pendidikan dan kesehatan. Harapan kami semua program dapat dirasakan oleh masyarakat Bangkalan,” tutur dia.
Terakhir, pihaknya mengajak kepada semua masyarakat untuk ikut mendukung program pembangunan daerah. Menurut Edie, sapaan akrab Edie Mulya Edie, kolaborasi semua kalangan penting untuk memajukan Bangkalan.
“Tanpa dukungan masyarakat program pembangunan daerah sulit terealisasi, kita semua harus kolaborasi,” katanya. (MAHMUD/DIK)