SAMPANG, koranmadura.com – Pencarian Muhammad Lukman (4), balita yang hanyut di selokan Desa Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, memasuki hari ke-2 tanpa hasil yang memuaskan. Meskipun puluhan personel gabungan terlibat dalam upaya pencarian, korban belum ditemukan hingga Kamis sore, 7 Maret 2024.
Muhammad Lukman dilaporkan hanyut saat bermain dengan saudaranya di selokan pada Rabu, 6 Maret 2024, ketika hujan turun. Kini diperkirakan telah terbawa arus hingga ke anak sungai atau kali yang terletak di desa tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Candra Romadhani Amin, menyampaikan bahwa penyisiran dilakukan dari hulu ke hilir, serta kembali ke titik awal menuju muara sungai. Meskipun dilakukan dengan intensif, hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
“Penyisiran dilanjutkan besok pagi, dengan Tim Basarnas dan BPBD tetap standby,” ungkapnya.
Upaya pencarian dijalankan tanpa kendala, namun korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok dengan harapan dapat menemukan keberadaan balita yang hilang tersebut. (MUHLIS/DIK)