SAMPANG, koranmadura.com – Seorang pria di Desa Kara, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, ditemukan tergantung di dalam kamarnya. peristiwa ini mengguncang warga sekitar. Pria berinisial I (24) ini diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis.
Kapolres Sampang, AKBP Siwantoro melalui Kasi Humas Ipda Dedy Dely Rasidie saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya hal itu terjadi sekitar pukul 19.00 WIB pada Sabtu, 16 Maret 2024.
“Korban ditemukan gantung diri dengan menggunakan seikat tali,” ungkap Kasi Humas Polres Sampang, Ipda Dedy Dely Rasidie.
Kisah tragis ini terkuak saat kakak kandung korban pulang dari salat tarawih di masjid setempat dan mencari keberadaan adiknya. Kekhawatiran mulai memuncak ketika korban tak kunjung ditemukan.
“Kakak korban menemukan korban dalam keadaan menggantung di kamarnya setelah pencarian yang dilakukan,” tambahnya.
Dia menambahkan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelumnya korban mengeluhkan sakit gigi. Selain itu, korban diketahui memiliki kondisi bisu sejak lahir. Meskipun demikian, keluarga korban menolak untuk melakukan otopsi terhadap jenazah.
“Kondisi korban juga dalam keadaan bisu mulai dari semenjak lahir. Dari peristiwa itu, keluarga korban menerimanya dan tidak bersedia untuk diotopsi,” pungkasnya. (MUHLIS/LIF)