SUMENEP, koranmadura.com – Sejumlah pelaku seni yang tergabung dalam Persatuan Artis Musik Dangdut Sumenep (Pamdas), Madura, Jawa Timur kembali menunjukkan kepeduliannya dengan cara menyantuni 225 anak yatim, Jumat, 29 Maret 2024.
Ketua Panitia Pelaksana, RB. Mohammad Syafi’i, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda rutin yang dilakukan setiap tahun dalam bulan Ramadan. “Kegiatan Pamdas ini memang diagendakan setiap tahun,” ungkapnya.
Kegiatan yang diberi label ‘Pamdas Berbagi’ ini diselenggarakan di Lapangan Kesenian Sumenep sebagai puncak dari serangkaian aksi sosial yang melibatkan penggalangan dana selama setahun penuh.
Terkait jumlah dana yang terkumpul, pihaknya mengungkapkan bahwa total akhir yang berhasil dikumpulkan dalam setahun mencapai Rp67.500.000. “Setiap anak yatim menerima santunan sebesar Rp300 ribu,” tambahnya dengan rinci.
Ketua Pamdas, A. Subhan Hadi, mengungkapkan banyak terima kasih kepada semua donatur santunan anak yatim. “Ini merupakan salah satu kegiatan Pamdas untuk berbagi kasih kepada anak-anak yatim,” ungkap Hadi.
Pihaknya juga berharap utamanya kepada pelaku seni yang tergabung dalam Pamdas untuk senantiasa memperjuangkan kegiatan sosial secara berkelanjutan.
“Kegiatan santunan ini patut kita syukuri bersama, karena sudah kesembilan kali kita sudah melaksanakan Pamdas Berbagi ini,” tuturnya.
Sementara Wakil Bupati Sumenep, Nyai Dewi Kholifah mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya Pamdas Berbagi ini merupakan salah satu ikhtiar bersama untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah dengan cara berbagi kepada sesama.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep, saya mengucapkan banyak terima kasih sebesar-besarnya dan apresiasi setinggi-tingginya, karena kegiatan Pamdas ini rutin setiap tahun. Dan mudah-mudahan nanti bisa rutin setiap bulan,” ujarnya saat sambutan. (DIDIK/FAT)