SUMENEP, koranmadura.com – Animo masyarakat terhadap penerbangan perintis rute Sumenep – Jember dan sebaliknya selama masa arus mudik – balik lebaran Idulfitri 1445 H cukup tinggi.
Selama periode tersebut, penumpang pesawat milik maskapai Susi Air dengan kapasitas maksimal 12 orang yang melayani penerbangan rute Sumenep – Jember dan sebaliknya selalu penuh.
Jumlah penumpang untuk rute Sumenep – Jember dan sebaliknya selama momentum lebaran berbeda dengan hari-hari biasa.
“Kalau hari biasa, dalam setiap penerbangan paling hanya 3-6 orang penumpangnya. Pernah hanya 1 orang. Saat mudik dan balik ini, penumpang selalu penuh,” kata Pengawas Penerbangan Perintis Bandara Trunojoyo Sumenep, Sahrul.
Tingginya animo masyarakat untuk memanfaatkan penerbangan Sumenep – Jember dan sebaliknya selama arus mudik dan balik ini diduga karena lebih efisien dari sisi waktu, dibandingkan perjalanan darat.
“Kalau naik pesawat, hanya perlu waktu sekitar 40 menit dari Sumenep ke Jember. Bebas macet. Untuk tiket juga relatif terjangkau, karena ini penerbangan perintis,” ujar dia.
Sekadar diketahui, pesawat Susi Air terbang dari Bandara Trunojoyo Sumenep ke Bandara Notohadinegoro Jember setiap Selasa dan Rabu.
Harga tiket yang diberlakukan Rp247 ribu sekali terbang. Sedangkan harga tiket dari Jember ke Sumenep di hari yang sama yaitu Rp242 ribu.
Selain rute Sumenep – Jember PP, maskapai Susi Air juga melayani rute penerbangan Sumenep – Pagerungan PP, Sumenep – Bawean PP. (FATHOL ALIF/DIK)