BANGKALAN, koranmadura.com – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Mahfud, kini menjadi sorotan sebagai potensi Calon Bupati (Cabup) Bangkalan, Madura, Jawa Timur dalam ajang Pilkada 2024.
Wacana tentang kemungkinan pencalonannya sebagai Cabup telah merambah tidak hanya di kalangan masyarakat, namun juga mencuat dalam beberapa survei, mengingat rekam jejaknya yang diakui dalam dunia politik dan sifatnya yang rendah hati, selalu menempatkannya di posisi lima besar.
Menyikapi hal tersebut, Mahfud menyatakan, sebagai kader partai, dia akan mengikuti arahan pimpinan partai. Jika diberikan mandat untuk maju dalam Pilkada 2024, dia bersedia untuk melaksanakan tugas sesuai perintah partai.
“Jika diberi mandat, saya siap. Kami akan melaksanakan tugas yang dipercayakan oleh partai, baik itu sebagai Bupati maupun Wakil Bupati,” ujarnya pada Jumat, 5 April 2024.
Mahfud menambahkan bahwa PDI-P sendiri berhasil meraih kursi terbanyak kedua di Bangkalan, setelah PKB. Jika memang partai banteng tersebut ingin mencalonkan Cabup atau Cawabup, mereka perlu memperluas koalisi dengan partai lainnya.
“PDI-P memperoleh 7 kursi, sedangkan untuk mencalonkan bupati, minimal diperlukan dukungan 10 kursi. Kami akan melakukan konsolidasi dengan partai lainnya,” tambahnya.
Dia juga menyadari bahwa untuk bersaing di Pilkada nanti, tidak hanya kesiapan mental dan dukungan finansial yang penting. Elektabilitas juga menjadi faktor kunci dalam persaingan untuk memimpin.
“Selama ini, saya telah terbiasa berinteraksi dengan masyarakat, dan hubungan dengan para tokoh masyarakat telah terjalin lama,” ungkapnya. (MAHMUD/DIK)