SUMENEP, koranmadura.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui Bagian Perekonomian Setkab setempat memastikan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut aman menjelang Lebaran tahun ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Kabag Perekonomian Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar, berdasarkan hasil pengecekan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
“Jelang Lebaran Hari Raya Idulfitri 1445 H stok BBM aman, baik daratan maupun kepulauan sampai setelah lebaran,” ungkap pria yang akrab disapa Dadang, memberikan kepastian kepada masyarakat bahwa tidak akan terjadi kekosongan BBM selama periode arus mudik.
Dia menjelaskan, bahwa sebelumnya telah mengusulkan kebutuhan dan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) kepada Pertamina.
Usulan tersebut diterima dengan positif, dengan penambahan kuota, baik untuk jenis BBM tertentu (JBT) maupun jenis BBM khusus penugasan (JBKP) sebesar 5 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Pemkab Sumenep dapat tambahan kuota JBT sebesar 48.476 kl dan JBKP sebesar 44.654 kl. Ada tambahan 5 persen dari tahun 2023 kemarin,” paparnya.
Dengan penambahan kuota tersebut, ketersediaan BBM di Sumenep dipastikan dapat terjaga dengan baik selama periode arus mudik Lebaran 1445 H.
“Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan kelancaran perjalanan masyarakat saat merayakan Hari Raya Idul Fitri 1445 H,” tambah Dadang. (FATHOL ALIF/DIK)