SAMPANG, koranmadura.com – Saat hendak melaut, tiga nelayan asal Pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Madura, disambar petir.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sampang, Candra Romadhani Amin, membenarkan kejadian tragis ini. Menurutnya, peristiwa tersebut terjadi pada pagi hari sekitar pukul 07.45 WIB ketika para nelayan bersiap melaut dalam cuaca hujan ringan.
“Saat itu, cuaca sedang hujan ringan ketika mereka hendak melaut. Namun, tiba-tiba petir menyambar kapal mereka. Ada tiga korban dalam kejadian ini,” ujarnya kepada koranmadura.com, Kamis, 205 April 2024.
Candra melanjutkan, ketiga korban, yaitu pemilik kapal Sanusi (21) mengalami luka bakar di lehernya akibat tertimpa tiang kapal, sedangkan Anom (64) terkena tiang perahu di kepalanya dan jatuh ke laut. Sementara, Syamsul (44) mengalami luka berat dan sempat pingsan.
“Walau ketiganya selamat, mereka mengalami luka bakar. Namun, Syamsul harus dirawat di puskesmas setempat karena pendengarannya terganggu akibat disambar petir,” tambahnya.
Kejadian tersebut terjadi tidak jauh dari daratan, di sebelah timur Desa Mandangin. Kapal yang mereka tumpangi juga mengalami kerusakan parah akibat sambaran petir.
Pihak BPBD mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk. Dengan adanya prakiraan cuaca ekstrem dari BMKG, langkah ini diambil untuk menghindari risiko lebih lanjut.
“Kami mengimbau agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, mengingat masih adanya potensi cuaca ekstrem dalam beberapa hari ke depan,” imbau Candra. (MUHLIS/DIK)