PAMEKASAN, koranmadura.com– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur mulai menyusun rencana mengatasi kekeringan. Pasalnya, berdasarkan informasi dari BMKG, musim kemarau dimulai bulan ini.
Plt Kepala BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari BMKG, awal musim kemarau dimulai Mei.
“Selanjutnya, untuk mengantisipasi terjadinya kekeringan di Pamekasan ini, kita masih akan menyusun hal-hal yang berkaitan dengan penanganannya,” ungkap Akhmad Dhofir Rosidi, Jum’at, 10 Mei 2024.
Dalam menangani kekeringan ini, pihak BPBD memprioritaskan wilayah yang masuk kategori kritis, karena kekeringan itu ada dua kategori, yaitu kering langka, dan kering kritis.
“Katagori kering langka terjadi karena sumber mata air bersih berjarak 1 km dari permukiman penduduk. Sedangkan kering kritis wilayah terdampak berjarak 3 km dari permukiman, atau tidak ada mata air sama sekali,” jelasnya. (SUDUR/SOE)