SAMPANG, koranmadura.com – Pamit hendak memperbaiki sepeda pancalnya, dua bocah di Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, ditemukan meninggal dunia di sungai karena tenggelam.
Kapolsek Omben AKP Budi Nugroho saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, dua bocah itu adalah Nofal (12) dan Farid (12) warga Dusun Tobetoh, Desa Pandan, Omben.
“Peristiwa dua bocah tenggelam di sungai ini terjadi pada Kamis sore kemarin, sekitar pukul 15.00 wib,” ujar Kapolsek Omben, AKP Budi Nugroho, Jumat, 3 Mei 2024.
Menurutnya, berdasarkan keterangan saksi-saksi, peristiwa itu bermula ketika korban pamit keluar rumah untuk memperbaiki sepeda ontel, sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu mereka pergi bersama teman-temannya. Setelah dari bengkel sepeda, mereka kemudian bermain ke sungai untuk mandi.
“Setelah sampai di sungai, keduanya mandi sambil main loncat-loncatan ke sungai. Setelah loncat, kedua korban malah tidak beranjak ke atas permukaan sungai. Sementara temannya yang lain tidak ikut menjadi korban karena mereka ikut mandi dan hanya berada di tepi sungai,” katanya.
Melihat kedua korban tidak bisa keluar dari sungai, teman mereka langsung meminta pertolongan ke warga sekitar. Dan warga pun melakukan pencarian. “Tak lama kemudian, sekitar pukul 15.00 WIB mereka ditemukan dalam kondisi sudah meninggal,” tambahnya.
Atas peristiwa ini, keluarga korban mengaku tidak ingin melakukan otopsi terhadap korban. “Keluarga korban menerima, bahwa kejadian tersebut adalah musibah,” pungkasnya. (MUHLIS/BETH)