BANGKALAN, koranmadura.com – Bawaslu Bangkalan, Madura, Jawa Timur melantik 281 Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) untuk Pilkada pada Senin malam, 3 Juni 2024, di Sentra IKM, Desa Be’engas Kecamatan Labang.
Dari total PKD yang dilantik, sekitar 140 atau 50 persen dihuni oleh wajah baru. Ratusan PKD Pemilu 2024 kemarin tidak bisa melanjutkan tugasnya sebagai pengawas Pilkada 2024 karena lalai atas tanggung jawabnya.
“PKD kami hampir 50 persen baru, karena catatan hasil evaluasi dari Pemilu kemarin seperti telat mengumpulkan laporan, sehingga banyak diganti,” kata Ketua Bawaslu Bangkalan, Ahmad Mustain Saleh.
Mustain, sapaan akrab Mustain Saleh menjelaskan, PKD yang banyak dihuni wajah baru itu menjadi tantangan bagi Bawaslu. Tentu, pihaknya lebih serius lagi memberikan bimbingan teknis pengawasan Pilkada.
“Kami diwanti-wanti oleh hakim MK agar rekrutmen ad hoc lebih diperketat, karena pergeseran suara terjadi antara di desa dan kecamatan. Jadi, untuk Bimtek dan peningkatan aparatur lebih serius lagi,” tutur dia.
Pihaknya juga memberikan pendekatan dalam mengemban tugas sebagai PKD. Sebab, berjalannya Pilkada yang berintegritas, jujur, dan adil ada di tataran pengawas.
“Apa lagi setiap desa hanya ada satu PKD saja. Sehingga PKD harus bekerja lebih ekstra, dan pengalaman Pilkada periode lalu dan Pemilu jadi pelajaran bersama,” pungkasnya. (MAHMUD/DIK)