PAMEKASAN, koranmadura.com– Berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, ada beberapa wilayah di 13 kecamatan yang ada di kabupaten setempat yang akan mengalami kekeringan dan kekurangan air bersih saat memasuki puncak musim kemarau.
Plt Kalaksa BPBD Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi mengatakan, berdasarkan data hasil asesmen tersebut pihaknya bersiap untuk menyalurkan bantuan berupa air bersih. “Tinggal menuggu SK tanggap darurat dari Bupati Pamekasan,” terangnya.
Menurutnya, tahapan-tahapan untuk pendistribusian air bersih tersebut sudah mulai dilakukan. Oleh karenanya, ketika sudah memasuki puncak kemarau air bersih tersebut bisa langsung disalurkan ke wilayah-wilayah yang mengalami kekeringan kritis.
“Nanti sebelum penyaluran, kita koordinasi dulu dengan BMKG kapan akan dimulai distribusi air tersebut. BMKG memprediksi puncak musim kemarau tahun ini akan terjadi pada bulan Juli atau Agustus,” jelasnya. (MSD/OBETH)