PAMEKASAN, koranmadura.com-Dinas Kesehatan Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, meminta masyarakat untuk waspada terhadap penyebaran penyakit difteri. Sebab, penyakit tersebut berbahaya kepada balita dan anak.
Kepada Dinkes kabupaten setempat, Saifudin mengatakan bawha penyakit difteri ditandai dengan terhambatnya saluran pernafasan karena tertutup oleh flek putih.
“Sejak awal bulan Juni hingga hari ini terdapat 5 anak yang terinfeksi penyakit difteri,” ungkap Saifudin, Kamis, 27 Juni 2024.
Oleh karenanya Saifudin meminta orang tua untuk melindungi balita dan bayi dengan melakukan cara imunisasi. Sebab imunisasi adalah langkah preventif yang paling efektif untuk melindungi balita dan anak dari penyakit menular, seperti difteri.
“Saya sangat prihatin dengan penyebaran penyakit difteri di Pamekasan. Upaya pencegahan terhadap penyakit ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga kewajiban bersama bagi seluruh elemen masyarakat,” terangnya. (SUDUR/OBETH)