SUMENEP, koranmadura.com – Menjelang Hari Raya Iduladha 1445, penyedia hewan kurban, khususnya kambing, di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengeluh karena sepi pembeli.
Salah satunya seperti terpantau di stand menyedia kambing kurban di kawasan Perumahan Bumi Sumekar, Desa Kolor, Kecamatan Kota.
Di stand ini terdapat seratus lebih kambing kurban yang siap dijual untuk warga yang membutuhkan hewan kurban. Harga kambing bervariasi, mulai dari 2 juta hingga 5 juta rupiah per ekor, tergantung pada ukuran dan kondisinya.
Salah seorang penjual kambing kurban, Ipung mengungkapkan bahwa penjualan kambingnya tahun ini menurun dibandingkan tahun lalu.
“Hingga H-6 Iduladha ini, baru 30 ekor yang terjual, padahal tahun lalu pada waktu yang sama, sudah terjual sampai 50 ekor kambing,” ujarnya, Selasa, 11 Juni 2024.
Menurut Ipung, penurunan penjualan kambing kurban tahun ini disebabkan oleh preferensi warga yang lebih memilih sapi sebagai hewan kurban daripada kambing.
“Tahun ini banyak warga yang memilih sapi, mungkin karena ukuran dan bobot sapi yang lebih besar,” tambahnya.
Ipung berharap hingga batas waktu penjualan pada tanggal 16 Juni 2024, puluhan kambing yang belum terjual masih dapat menemukan pembeli sehingga tidak merugi.
“Di sini kami juga menyediakan layanan perawatan kambing yang sudah dibeli hingga pelaksanaan waktu kurban pada Hari Raya Iduladha,” ujar dia. (FATHOL ALIF/SOE/DIK)