PAMEKASAN, koranmadura.com – Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan, Madura, Jawa Timur belum bisa mengembangkan sejumlah destinasi wisata unggulan. Keterbatasan anggaran menjadi hambatan utama.
Kepala Bidang Pariwisata Disporapar Pamekasan, Moh. Zahri, menjelaskan bahwa pemeliharaan dan pengembangan destinasi wisata terpaksa dilakukan dengan pendanaan pribadi dari kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Tahun ini, Disporapar hanya mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp75 juta untuk pemeliharaan beberapa destinasi wisata.
“Itu terbilang minim untuk mengcover pemeliharaan tiga destinasi wisata binaan Pemkab,” ungkap Moh. Zahri pada Senin, 24 Juni 2024.
Dengan anggaran tersebut, Disporapar melakukan pemeliharaan sesuai kemampuan finansial yang ada, serta merencanakan perbaikan fasilitas yang rusak setelah anggaran cair pada bulan Juli mendatang.
“Tahun ini anggarannya untuk perbaikan di wisata itu dapat semua, tapi pemeliharaannya skala kecil,” jelas Zahri. (SUDUR/DIK)